
Batam, 7 September 2026 – Fakultas Teknologi Informasi (FTIN) Institut Teknologi Batam (ITEBA) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) “Visi dan Misi” sebagai bagian dari proses penyusunan dan penyempurnaan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) Fakultas Teknologi Informasi periode 2026–2030. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 7 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis FTIN ITEBA dalam memastikan arah pengembangan fakultas selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan dunia kerja. FGD juga menjadi ruang bagi fakultas untuk memperoleh masukan dan perspektif dari berbagai pemangku kepentingan, khususnya dari unsur pemerintah, dunia industri, serta mitra terkait
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknologi Informasi ITEBA, Ibu Assoc. Prof. Dr. Ir. Ririt Dwiputri Permatasari, S.T., M.SI Dalam pembukaan tersebut, Dekan FTIN menyampaikan pentingnya penyusunan VMTS yang memiliki arah yang jelas, realistis, dan mampu menjadi landasan bagi pengembangan fakultas dalam menghadapi perubahan teknologi serta kebutuhan kompetensi di masa mendatang.
Paparan VMTS FTIN Periode 2026–2030
Agenda utama kegiatan dilanjutkan dengan paparan VMTS Fakultas Teknologi Informasi periode 2026–2030. Paparan ini menjadi dasar diskusi untuk mendapatkan tanggapan, masukan, dan rekomendasi dari para stakeholder yang hadir.
Penyusunan VMTS tidak hanya diarahkan pada pencapaian aspek akademik, tetapi juga mempertimbangkan perkembangan ekosistem teknologi informasi dan komputer, kebutuhan kompetensi lulusan, perkembangan industri, serta kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat dan pembangunan daerah.
Melalui forum ini, FTIN berupaya memastikan bahwa visi dan misi yang dirumuskan dapat diterjemahkan ke dalam tujuan dan strategi yang terarah serta dapat diimplementasikan melalui berbagai program pengembangan fakultas.
Melibatkan Pemerintah dan Dunia Industri
FGD turut dihadiri oleh berbagai stakeholder eksternal, yang berasal dari unsur pemerintah dan dunia industri. Keterlibatan stakeholder eksternal menjadi bagian penting dalam proses penyusunan VMTS karena memberikan perspektif dari pihak yang memiliki hubungan langsung dengan perkembangan kebutuhan kompetensi, teknologi, dan dunia profesional.
Perwakilan dari unsur pemerintah memberikan pandangan mengenai kebutuhan pengembangan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta kontribusi perguruan tinggi terhadap kebutuhan pembangunan dan masyarakat. Sementara itu, perwakilan dunia industri memberikan masukan terkait perkembangan teknologi, kompetensi yang dibutuhkan di lingkungan kerja, serta karakteristik lulusan yang diharapkan oleh pengguna lulusan.
Selain stakeholder eksternal, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk memberikan pandangan terhadap arah pengembangan FTIN ke depan. Berbagai perspektif tersebut diharapkan dapat menghasilkan rumusan VMTS yang lebih komprehensif dan memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan internal maupun eksternal.
Menjadi Dasar Pengembangan Fakultas 2026–2030
Diskusi berlangsung dengan membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan arah pengembangan FTIN, termasuk relevansi visi dan misi dengan perkembangan teknologi, kebutuhan dunia kerja, penguatan kompetensi lulusan, pengembangan kerja sama dengan mitra, serta kontribusi fakultas kepada masyarakat.
Masukan yang diberikan oleh stakeholder menjadi bahan penting bagi FTIN dalam melakukan penyempurnaan terhadap rumusan VMTS. Setiap masukan akan dikaji dan dipertimbangkan sebagai bagian dari proses penetapan arah strategis fakultas untuk periode 2026–2030.
Dekan FTIN menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam penyusunan VMTS merupakan bentuk komitmen fakultas untuk membangun tata kelola dan pengembangan akademik yang partisipatif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan pemangku kepentingan.
“Melalui FGD ini, kami ingin memastikan bahwa VMTS FTIN tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi benar-benar menjadi arah bersama yang dapat diwujudkan melalui program dan kegiatan fakultas,” demikian semangat yang dibawa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Memperkuat Keterkaitan Akademik dengan Kebutuhan Stakeholder
Pelaksanaan FGD VMTS ini juga menjadi bagian dari upaya FTIN ITEBA dalam memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi, kebutuhan stakeholder, dan perkembangan dunia profesional.
Masukan dari pemerintah dan dunia industri diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan program akademik, peningkatan kompetensi mahasiswa dan lulusan, penguatan kerja sama kelembagaan, serta pengembangan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui proses diskusi dan konsultasi bersama stakeholder, FTIN ITEBA berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan secara berkelanjutan agar arah strategis fakultas tetap relevan dengan perubahan lingkungan eksternal.
Hasil FGD selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan rumusan VMTS FTIN periode 2026–2030, sebelum ditindaklanjuti melalui proses penetapan dan implementasi dalam program kerja fakultas.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknologi Informasi ITEBA menegaskan komitmennya untuk membangun arah pengembangan fakultas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, responsif terhadap kebutuhan stakeholder, serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.


-Humas



